Pengaruh Warna dan Tips Aplikasi dalam Interior Hunian

Published by

Posted on September 20, 2018

Warna dapat memberikan suatu kesan yang diterapkan dalam sebuah ruangan. Dalam buku berjudul  Color in interior design oleh John Pile, disebutkan bahwa penggunaan warna merupakan fokus utama dalam mendesain. Penggunaan warna berkaitan dengan kondisi psikologis manusia yang menggunakan ruang sehigga akan mempengaruhi perasaan dan kegiatannya.

Setiap warna memiliki karakter yang berbeda, maka perlu pertimbangan yang baik mengenai penggunaan warna yang tepat pada suatu ruangan. Berikut ini karakteristik setiap warna yang digunakan dalam sebuah interior ruang, diantaranya:

 

Merah

(Sumber: www.benjaminmoore.com)

merah adalah warna yang memberikan suasana hangat dalam ruangan, namun warna ini cenderung meningkatkan agresivitas, dan menciptakan reaksi yang emosional. Warna merah juga dapat memengaruhi manusia secara fisik, seperti tekanan darah, denyut nadi, hingga laju pernapasan.

Warna merah cocok diaplikasikan dalam kamar tidur untuk pasangan muda dan dapat diterapkan di ruang anak karena dapat meningkatkan rasa keberanian pada sang anak.

 

Oranye

(Sumber: www.elledecor.com)

 

Warna oranye mampu meningatkan nafsu makan dan memberikan kenyamanan. Karena itu warna oranye sangat cocok diterapkan di ruang makan atau ruang keluarga karena memberikan kesan hangat. Selain itu cocok digunakan untuk area foyer. Namun jika penggunaannya berlebihan, dapat meyebabkan berkurangnya fokus dalam belajar atau bekerja.

 

Kuning

(Sumber: www.deco-cool.com)

 

Warna kuning dapat menimbulkan perasaan ceria dan optimis, menetralkan rasa gugup serta mampu meningkatkan rasa percaya diri sesesorang. Untuk menetralkannya, kuning sebaiknya dikombinaskan dengan warna lain seperti putih. Agar kontras, pilihlah furnitur rumah yang berwarna gelap, cokelat tua, merah, atau hijau. Bagian rumah yang cocok menggunakan warna kuning adalah ruang kerja, ruang makan, ruang tamu, serta dapur.

 

Hijau

(Sumber: www.homelifedecor.net)

 

Warna hijau yang identik dengan alam dan tumbuhan membawa kesan menyegarkan, memberikan rasa aman, keseimbangan dan harmoni. Warna hijau cocok digunakan dalam ruangan untuk istirahat seperti ruang keluarga atau kamar tidur. Penggunaan warna hijau dalam ruangan juga diyakini mampu memperbaiki penglihatan seseorang.

 

Biru

(Sumber: www.mybedlinen.com)

 

Warna biru dapat memberikan efek damai dan menenangkan. Maka dari itu, warna biru cocok diterapkan pada ruang tidur dan ruang belajar. Sebagaimana dijelaskan oleh Hidayati N dalam interiordesign.id, Warna biru gelap akan menstimulasi pemikiran yang jernih, sementara warna biru muda akan membantu meningkatkan konsentrasi.  Namun perlu diperhatikan penggunaan warna biru yang jika berlebihan akan memberikan kesan dingin dan tidak bersahabat dan dapat membawa perasaan sedih atau depresi.

 

Ungu

(Sumber: www.allmodern.com)

 

Warna ungu memberikan kesan mewah, elegan, mendorong manusia untuk melakukan meditasi atau perenungan, meningkatkan rasa percaya diri seseorang dan mengurangi rasa keputusasaan. Karena itu, warna ungu cocok digunakan untuk dapur karena menghilangkan kesan kotor pada ruangan. Selain itu dapat diaplikasikan untuk ruang keluarga, ruang makan atau kamar tidur.

 

Coklat

(Sumber: www.i.pinimg.com)

 

Warna coklat menimbulkan kesan serius namun lembut dan hangat dalam ruangan. Warna cokelat dapat diaplikan di ruang keluarga dan kamar tidur karena dapat menghadirkan suasan teduh dan nyaman bagi penghuni.

 

 

 

 

Putih

(Sumber: www.catesthill.com)

 

Penggunaan warna putih dalam ruangan dapat memberikan kesan luas, lapang dan tinggi pada sebuah ruangan. Warna ini dapat digunakan untuk memanipulasi ruangan yang kecil atau sempit untuk mendapatkan kesan luas dan nyaman. Warna ini cocok diaplikasikan dalam ruang dapur dan kamar mandi.

 

Hitam

(Sumber: www.hitta-hem.blogspot.com)

 

Kesan mewah dan elegan dalam ruangan dapat dihadirkan dalam penggunaan warna hitam. Warna hitam dapat menciptakan suasana serius dalam suatu ruang dan dapat menekan nafsu makan. Namun penerapan warna hitam yang berlebihan dapat menimbulkan ketakutan atau perasaan tidak aman. Penggunaan warna hitam pada dinding ruangan akan memberikan kesan modern pada ruangan dengan menambahkan berberapa tanaman hias di sudut ruangan serta aksesori yang berwarna cerah seperti putih (Hendricks Churchill LLC). Warna ini bias digunakan pada kamar tidur dan ruang keluarga.

 

 

TIPS APLIKASI

 

Berdasarkan Bluprin dalam blog.bluprin.com, terdapat beberapa tips pemilihan warna untuk sebuah hunian agar mendapatkan hasil yang baik. Tips-tips tersebut adalah:

 

Pertimbangkan Cahaya dalam Hunian

Lokasi hunian dapat menentukan warna apa yang cocok untuk digunakan. Untuk hunian yang mendapatkan banyak sinar matahari, warna-warna cerah akan memberikan hasil yang lebih baik. Namun sebaliknya, warna cerah ini tidak terlihat bagus di hunian yang jarang mendapatkan sinar matahari.

 

Barang Favorit dalam Ruangan menjadi Acuan

Pemilihan warna dengan mengambil satu warna dari benda yang telah dimiliki dalam ruangan dapat menjadi pertimbangan. Jika Anda menyukai benda tersebut, biasanya Anda pun akan menyukai pula warna dari benda tersebut.

 

Warna Netral Tidak Pernah Salah

Warna netral menjadi pilihan aman dalam memilih warna sebuah ruang. Warna ini akan mudah dipadu padankan dengan furniture atau barang-barang yang digunakan.

 

Terapkan Warna secara Sederhana

Jika memiliki kecenderungan untuk sering mengganti suasana ruangan, penerapan warna bisa diberikan pada elemen yang mudah diubah atau didekorasi ulang, seperti sarung bantal atau gorden.

 

Pilih Satu Warna sebagai Focal Point

Untuk menonjolkan sebuah elemen atau furniture, dapat gunakan salah satu warna untuk menjadi pusat perhatian. Dimana pada furnitur lain atau dindingnya digunakan warna netral atau warna dasar.


About the Author