memilih tipe tipe lantai

Memilih tipe lantai untuk mempercantik interior rumah

Published by

Posted on October 10, 2020

Ketika saat membangun rumah terkadang kita di pusingkan dengan tipe lantai apa yang akan digunakan. Karena kita harus menyesuaikan dan menyerasikan tipe lantai  yang akan digunakan dengan interior rumah yang telah ada. Semakin berkembangnya teknologi, pemilihan material lantai tidak terbatas hanya pada keramik. Pencarian material lantai seringkali menjadi pilihan terakhir setelah memutuskan gaya interior yang digunakan. Berikut ini adalah beberapa tipe lantai yang serin digunakan:

1. Tipe Lantai Keramik

Jenis lantai ini sangat sering kita jumpai. Keramik punya fleksibilitas pakai tinggi dan dapat diaplikasikan pada hampir seluruh bagian rumah. Selain kuat, lantai rumah dari bahan keramik juga tidak membutuhkan pemolesan dan mudah dalam perawatannya. Kesan material keramik adalah hangat. Saat ini beragam tekstur keramik yang dijual di pasaran, yang secara visual mirip dengan jenis material lain. Misalnya: keramik bertekstur marmer, granit, kayu, batu, bata dan sebagainya.

2. Tipe Lantai Vinil

Vinil (vinyl) adalah bahan penutup lantai yang dibuat dari polimer sintetik yang di olah dengan baik dengan pigmentasi dan penambahan warna. Tipe lantai yang satu ini seperti motif bunglon yang warna serta coraknya dapat  disesuaikan dengan keinginan. Kita akan menemukan lantai vinil seperti  lantai kayu. Akan tetapi  lantai vinil ada pula yang memiliki tampilan bebatuan alam, kulit hewan, ubin, hingga keramik dengan motif terkini.

3. Tipe Lantai Karpet

karpet di dalam Bahasa Italia kuno carpita, “carpire” yang memiliki arti membului dan . Lantai Karpet dapat di artikan tekstil penutup lantai, memiliki lapisan atas “berbulu” dan melekat pada alasnya. Untuk bahan yang digunakan dalam pembuatan karpet ini pun cukup beragam jenisnya, ada bahan sutra, wol (bulu lembu), kulit binatang, nylon dan juga polypropylene atau serat plastik, untuk masing-masing bahan mempunyai kualitas dan harga yang jelas berbeda tentunya

4. Lantai Kayu Alami (Hardwood)

Lantai kayu alami atau yang sering disebut sebagai hardwood floor  terbuat dari potongan-potongan pohon yang diolah tanpa pencampuran dengan bahan lain. Lantai hardwood ini dibentuk menjadi potongan-potongan kecil yang disambung hingga menutupi seluruh permukaan lantai, dimana potongan-potongan itu disebut sebagai parket.

5. Lantai kayu Rekayasa

tipe lantai dengan material kayu rekayasa alias engineered wood Sama halnya seperti hard wood dibuat menjadi parket. Parket engineered wood atau composite wood ini tersusun dari kayu lapis (ply wood) jenis multiplek yang terletak di bagian bawah lapisa danLapisan tipis hardwood (veneer) yang berada di lapisan paling atas parket. Semua struktur parket disusun dan dibentuk dengan menggunakan mesin khusus dan juga menggunakan perekat berkualitas sangat baik.

6. Tipe Lantai Batu Alam

Adalah lantai yang menggunakan material batuan alam sebagai penutupnya. Pada umumnya, batu alam dapat dikelompokkan dalam dua jenis, yaitu batu keras dan batu lunak. Pengelompokkan tersebut didasarkan pada kekuatan dan tingkat porositasnya. Batu keras memiliki usia lebih tua, sehingga lebih keras dari batu lunak, dan Batu andesit, marmer, dan granit, adalah yang termasuk jenis-jenis batu keras. Untuk  batuan  lunak antara lain, batu paras, palimanan, dan batu candi.

7. Tipe Lantai HT (Homogeneus Tile)

Homogeneus tile adalah salah satu jenis dari ceramic tile. Homeogeneous tile dan ceramic tile sama-sama terbuat dari tanah liat dan pasir kuarsa sebagai material utamanya. Perbedaannya terletak pada proses pembuatannya karena Homogeneous tile memiliki suhu  pembakaran yang lebih tinggi dari ceramic tile.Proses ini membuat homogeneous tile lebih padat, keras, dan sedikit pori-pori sehingga lebih tahan lembab dan anti-noda. Karakteristik ini merata pada seluruh bagian permukaannya. 

Berdasarkan motifnya, Homogeneous tile ini dapat kita bedakan menjadi 2 tipe yaitu, polos tanpa motif serta tipe bermotif. Motifnya bisa bermacam-macam, mulai dari motif kayu, motif marmer, dan motif granit (yang mungkin motif ini sangat populer sehingga sering terkenal sebagai granite tile juga).

Diatas adalah tipe tipe lantai yang sering di gunakan, dan juga ada beberapa tipe lantai yang jarang digunakan karena biasanya penggunaan lantai ini hanya untuk ruanggan tertentu yang memang membutuhkan tipe lantai ini antara lain :

1. Tipe Lantai Bambu

2. Tipe Lantai Gabus

3. Lantai Kayu Mengambang (Floating hardwood Floor)

4. Tipe Lantai Akustik

Untuk lebih yakinnya pada saat memilih tipe lantai lebih baik di serasikan terlebih dahulu dengan interior yang ada di ruangan, atau untuk lebih mudahnya anda bisa menggunakan jasa interior yang anda percayai untuk membantu dalam pemilihan tipe lantai yang akan anda gunakan.


About the Author


ADD A COMMENT

Hubungi Kami
1
Kami Rytama Interiors, ada yang bisa kami bantu ?